Blog

Pendapat Pakar tentang Apakah Ibu Menyusui Bisa Hamil & Kesehatan Kandungan

Tahukah bunda kenapa menyusui sering disebut sebagai kontrasepsi alami? Hal tersebut karena saat menyusui tidak terjadi proses ovulasi sehingga ibu tidak memiliki masa subur, sampai siklus tersebut kembali.

Semakin sering intensitas ibu dalam menyusui si kecil, semakin besar pula kemungkinan si ibu untuk tidak mengalami haid yang merupakan salah satu tanda kesuburan wanita.

menyusui saat hamil muda

Apakah dengan begitu ibu yang menyusui benar-benar tidak bisa hamil? Memang ada sebagian ibu yang menyusui yang bisa hamil lagi, namun jumlahnya sangat jarang dan bisa jadi terkait dengan abnormalitas struktur rahim.

Dengan sering menyusui bayi, maka otak kecil si ibu mampu memproduksi hormon prolaktin lebih banyak. Semakin banyak hormon prolaktin, maka bisa menekan masa subur (ovulasi) dan membuat ibu menyusui menjadi tidak subur.

Oleh sebab itu juga jarang sekali wanita yang menyusui mengalami menstruasi. Aktif menyusui setidaknya 6 kali sehari, dan saat menyusui minimal 10 menit, memungkinkan ibu berkontrasepsi secara alami.

Tapi jika waktu menyusui kurang dalam sehari kurang dari satu jam, tidak bisa menjamin ibu menyusui tidak hamil.

Meski menyusui bisa membantu mencegah terjadinya kehamilan, tetapi ovulasi tetap bisa saja terjadi. Ovulasi dapat mendahului menstruasi pertama paska melahirkan, sehingga mengakibatkan terjadinya pembuahan. Lalu bagaimana menandai masa subur jika ibu menyusui tidak mengalami menstruasi?

Marquette University menjelaskan beberapa tip untuk menemukan tanda-tanda awal kesuburan, antara lain peningkatan lendir vagina.

menyusui saat hamil

Jika bunda melihat peningkatan atau perubahan cairan vagina, terutama bila keputihan berbentuk menjadi tipis dan elastis, seperti putih telur, dalam kondisi keputihan seperti itu, bunda bisa diindikasi sedang mengalami masa subur.

Begitu ya bunda, kesimpulannya menyusui bisa mencegah kehamilan bila bunda memberikan asi secara ekslusif dnegan intensitas sering. Jika tidak atau bunda khawatir kalau si kecil kesundulan karena hamil lagi, sebaiknya bunda melakukan KB. Kontrasepsi paska persalaninan bisa dilakukan 6 minggu setelah melahirkan.

Pemilihan metode kontrasepsi paska melahirkan sebaiknya dipertimbangkan dengan matang agar tidak menggangu produksi ASI dan tumbuh kembang bayi.

0 Comments

Leave a reply